Darul Falaaah I'M COMING !!!
Setelah
sekian lama menjadi pengangguran kelas
paus pasca pengambilan
ijazah SMP, Pagi ini aku disibukan membereskan berkas-berkas persyaratan untuk
pendaftaran di SMA Darul Falah Cihampelas. Ijazah SMP, SKHUN, akta kelahiran
dan berkas-berkas yang lainnya telah aku siapkan jauh-jauh hari. Ku kenakan
baju putih beratribut lengkap, rok gorden biruku, kerudung sunami yang sudah
mulai menguning, kaos kaki yang ditemani dengan sepatu pantopel Made in Cina
kado dari kaka pertamaku minggu lalu, tas biru besar bergambarkan boneka
abstrak juga ku pakai bros biru kupu-kupu kecil di krudungku tepatnya di depan
dadaku untuk menyerasikan dengan warna tasku. Beberapa kali aku berputar-putar
di depan cermin oval besar, betapa cantiknya aku, memastikan tidak ada setitik
nodapun pada seragam dan kerudungku, sehingga aku bisa mengunjungi calon
sekolahku dengan penampilan yang cukup baik, tidak ada goresan pensil,
bercak-bercak kecap dan virus-virus mematikan yang lainnya.
Waktu
menunjukan pukul 06:14 dengan mantap aku melahap mie instan kuah yang dibuatkan
Ibu, sesekali ku teguk teh manis berukuran big sembari mataku focus pada Spongebob Squarpants edisi Cacing Alaska.
Suara Minerva menggangguku ketika menanti Shandy melumpuhkan cacing raksasa itu
. dengan terpaksa aku harus mengakhiri dan beranjak ke depan, dengan cepat ku
lahap mie instanku yang tinggal menyisakan beberapa helai saja dan menyeruput
kuah sotonya yang berhasil membuat sebagian molekulnya meluncur pada kerudungku
sehingga meninggalkan noda berwarna hijau di kerudungku. Awal yang kurang
baik -_-“.
Terpaksa
aku harus menghiraukannya karena waktu sudah siang, dengan pasti aku berlari ke
hulu rumah untuk menemui jemputanku, yapp kakakku yang akan mengantar ke SMA
Dafa, ia juga mengajar disana jadi memudahkanku untuk mendaftar disana. Ibu
menyertaiku disana, kupegang tangannya dan ku luncurkan ciuman mautku pada
tangan sawo matangnya. Dengan sigap kunaiki si Minerva, kostum yang cukup buruk
dimana celana hitam menjadi dominan ketika aku duduk mengangangkang. Hmmm tak apa lah. Kakakku
segera menggerungkan motor besarnya itu, dan langsung memutarkan stangnya tiga
ratus enam puluh derajat yang berhasil membuatku terengah ke belakang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar